Wednesday, February 06, 2013

A Trip to Mickey's House



Disneyland dan Disney Studio Paris memang dikenal dengan Euro Disney. Theme Park terbesar di Eropa. Sebenarnya di Perancis ada juga theme park lain yaitu Parc Asterix. Tapi sepertinya orang lebih mengenal Disney Paris sebagai tujuan wisata. Mungkin lain waktu saya akan mengunjungi Parc Asterix.
Oleh karena prinsip traveling saya adalah budget traveling yang murah tapi nyaman, saya pun melakukan riset beberapa hari untuk mendapatkan pengalaman travel yang saya inginkan.
Setelah dipertimbangkan, saya memilih perjalanan kombinasi yaitu; berangkat dengan bus dan pulang dengan kereta cepat (perlu diketahui bahwa urutan perjalanan termurah di Eropa adalah dengan bus, kemudian pesawat, dan terakhir dengan kereta cepat. Hal ini mungkin karena jalur perjalanan melalui bus dan pesawat lebih terbatas daripada kereta, meskipun secara urutan, perjalanan tercepat adalah dengan menggunakan pesawat, kereta cepat lalu kemudian bus).
Saya memilih Eurolines sebagai bus antar negara sebagai transportasi yang mengantarkan saya dari Maastricht ke Paris. Oleh karena pemberhentian bus Eurolines menuju Paris tidak terdapat di Maastricht, dan lokasi terdekatnya adalah di Eindhoven, maka saya menuju Eindhoven dengan kereta (sekitar 15,20 Euros naik kereta Intercity – jika kita memiliki kartu OV-Chip, yang hanya berlaku hanya bagi penduduk, kita bisa mendapatkan diskon 40%). Perjalanan memakan waktu sekitar 1 jam. Sebenarnya ada alternatif lain selain naik kereta yaitu naik bus, tapi mungkin perjalanannya 1 jam lebih lama. Oleh karena saya kuatir ketinggalan bus Eurolines, saya memilih untuk naik kereta.
Pemberhentian bus Eurolines itu berada persis di luar stasiun kereta Eindhoven (tidak terlihat halte, melainkan hanya tiang rambu bus, kursi tunggu dan letaknya persis ketika kita keluar dari stasiun menghadap stationplein). Eurolines juga bisa tidak tepat waktu. Waktu itu saya menunggu antara 10-15 menit sampai bus tiba. Tiket bus waktu itu saya beli online di http://www.eurolines.nl/ dengan harga 11 Euros. Perjalanannya pun sekitar 6 jam, melalui dan berhenti di kota-kota di Belgia seperti Antwerp dan Brussel. Bus nya cukup nyaman dengan toilet didalamnya (tapi saya tidak merekomendasikan menggunakan toilet tersebut, berdasarkan pengamatan wajah-wajah penumpang wanita yang baru keluar dari toilet). Waktu berhenti di kota-kota tersebut juga sekitar 15-20 menit (perlu dicatat pemberhentian di Antwerp dan Brussel agak sulit untuk menemukan toilet, jadi saya sarankan untuk tidak minum terlalu banyak untuk mengantisipasi keinginan ke kamar kecil).
Oleh karena saya berangkat sekitar jam 11 siang dari Eindhoven, maka sampai di Paris sekitar jam 5-5.30 sore. Eurolines berhenti di terminal bus besar di Paris. Dikarenakan tujuan utama saya adalah Disney Paris, maka dari situ saya langsung menuju statiun kereta Metro menuju hotel yang berlokasi tidak jauh dari Disney tentunya. Ongkos naik Metro dari pusat kota menuju Marne Valle sekitar 1,70 Euros.
Saya memilih hotel Residence Du Parc, yang berlokasi di Marne Valle (area yang sama dengan Disney Paris). Hotel berbintang 3 ini memiliki shuttle antar jemput ke Disney dengan membayar 7 Euros  per kamar. Hotel ini terbilang cukup bagus dan bersih (bentuk kamarnya seperti apartemen studio dengan dapur kering satu kompor dan peralatan makan standar serta lemari es), sayang tempat tidurnya berbentuk sofa bed, sehingga agak kurang nyaman untuk ditiduri. Tapi secara keseluruhan, hotel ini terbilang bagus (dan menyediakan wifi gratis dengan password yang harus di update secara berkala). Adapun rate  menginap di hotel ini adalah 63,33 Euros per malam.
Alternatif lain menuju Disney dari Residence Du Parc adalah dengan menaiki bus nomor 43.  Halte bus terletak persis di seberang jalan hotel. Ongkos dari hotel menuju Disney adalah 1,99 Euros dan berhenti persis di dalam pemberhentian bus di area Disney Park (Marne la Valle). Perlu diperhatikan bahwa pastikan bus yang akan kita tumpangi benar-benar berhenti di Halte tersebut.
Perjalanan dari hotel saya menuju Disney Paris sekitar 15 menit. Saya berangkat pagi-pagi dan berencana sarapan di dalam Disney. Disney Land buka dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam, sedangkan Disney Studio buka dari jam 10 hingga jam 7 malam. Untuk menghindari antrian panjang, sebaiknya memesan tiket melalui website http://www.fnactickets.com/place-spectacle/recherche-billet-disneyland-paris-marne-la-vallee.htm. Tiket masing-masing disney tersebut adalah 35 Euros. Hari pertama petualangan Disney saya, saya habiskan di Disney Land dengan mencoba beberapa permainan dan menonton parade Disney yang menyenangkan. Tidak lupa mengunjungi toko-toko oleh-oleh yang lucu dan menarik. Setelah puas mencoba beberapa wahana menegangkan, saya mengakhiri hari dengan menyaksikan pertunjukan kembang api di Disney Land pada jam penutupan sebelum kembali ke hotel.
Hari berikutnya saya habiskan di Disney Studio. Letak pintu masuk Disney Studio bersisian dengan pintuk masuk Disney Land (jangan sampai salah antrian, jika kita turun dari pemberhentian bus, termasuk juga stasiun kereta Marne Valle Disney Land, pintu pertama yang kita temui disebelah kanan adalah Disney Land, setelahnya adalah Disney Studio). Jangan sampai membuang waktu mengantri di pintu yang salah.
Banyak permainan bagi adrenaline junkie  yang sayang untuk dilewatkan dimana salah satu permainan yang paling menegangkan adalah Holywood Tower Hotel. Permainan tersebut terkenal menegangkan dengan menyajikan arena lift yang jatuh dari ketinggian tertentu dari lantai suatu hotel. Sayangnya saya tidak ada teman sependeritaan yang bisa saya ajak untuk menaiki wahana ini. Lain waktu, mungkin. Juga stuntman show yang sayang untuk dilewatkan. Tidak seperti Disney Land, Disney Studio tidak menyediakan pertunjukan kembang api pada jam penutupan.                                            
Karena ini merupakan pengalaman pertama saya ke Paris, sayang juga sepertinya jika tidak menyempatkan diri melihat menara terkenal Eifel. Setelah mencermati peta wisata yang saya peroleh dari hotel, saya pun berencana mengunjungi setidaknya tiga lokasi yang mudah terjangkau dengan Metro (mengingat saya hanya punya sekitar 3 jam sebelum saya mengejar kereta cepat Thalys untuk kembali ke Maastricht). Dengan berbekal peta ditangan, saya pun menyambangi Menara Eifel, Notre Dame (dimana saya mulai terinspirasi untuk mengoleksi koin-koin di tempat-tempat wisata yang saya kunjungi) dan Louvre (saya singgah untuk makan siang di semacam mal dibawah Louvre, Louvre Carrousel, tapi makanan food court-nya tidak saya rekomendasikan dikarenakan harganya yang mahal dan rasanya yang biasa-biasa saja). Perjalanan dari Marne Valle menuju pusat kota Paris adalah sekitar 30 menit dengan Metro (ongkos Metro tiap titik kurang lebih sama yaitu 1,70 Euros).                                                                                     
Sayang sekali saya tidak bisa berlama-lama berada di Paris. Setelah puas berfoto-foto ria, saya menuju Paris Nord, stasiun dimana kereta cepat Thalys membawa saya pulang melalui kota Liege di Belgia, untuk kemudian mengganti kereta menuju Maastricht tempat saya tinggal.







0 Comments:

Post a Comment

<< Home