Wednesday, January 31, 2007

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (don't take it seriuosly please)

Saya mengalami tindak kekerasan dalam rumah tangga, haruskan saya laporkan ke komnas perempuan?

Horor itu terjadi pada saat menjelang tidur…rasanya setiap kali saya naik ke tempat tidur, perasaan saya sudah tak keruan….tolong, tolong jangan salah paham dulu…kekerasan ini bukan karena tindakan menyimpang suami saya terhadap kegiatan yang satu itu..melainkan murni kegiatan tidur beristirahat…

Baru saya ketahui bahwa ternyata suamiku punya kebiasaan tidur yang cenderung mengerikan…semi penyiksaan dan sedikit lebih halus dari penganiayaan (tentu saja kalian tidak perlu percaya 100% dengan bahasa yang saya gunakan ini) karena sebenarnya kebiasaan suami saya adalah menyikut dan menendang…ya : MENYIKUT DAN MENENDANG!!!!! Dengar kamu suamiku???? Mungkin karena dia seharian terlalu lelah atau (saya curiga) mungkin ternyata diam-diam dia menaruh dendam pada saya…(yang kata orang cenderung galak dalam kesehariannya, hehe)..maka pada saat-saat yang bisa dikatakan diluar kesadaranlah dia melampiaskan dendamnya itu pada saya…menyikut mata, rahang, pipi dan kepala saya….menendang punggung dan kaki saya semena-mena…sungguh penyiksaan yang sangat memilukan…

Tak jarang saya harus bangun tengah malam, membalas sikutan atau tendangannya…sedikit mengomel sebelum tertidur kembali….tapi lama-lama saya lelah…alhasil saya sempat kurang tidur dan terlihat sedikit lebih kurus ….betapa malangnya…..waktu beberapa kali saya mengeluh pada suamiku untuk menghentikan kegiatan sikut menyikut dan tendang menendang itu, dia mengaku tidak sengaja dan itu dilakukan diluar kesadarannya (o yea?) tapi akhirnya dia pun meminta maaf pada saya...namun namanya kebiasaan, susah untuk dihilangkan…..hhhh…nampaknya saya harus lebih sabar dalam beradaptasi…sejauh ini trik yang saya lakukan adalah: memberi sedikit jarak tidur beberapa puluh sentimeter, melindungi diri dengan bantal diantara kami berdua, dan memunggunginya (untuk menghindari penyikutan yang menyakitkan)…apalagi ya kira2 yang bisa kita lakukan? Saya nyaris putus asa……

Apakah ini yang namanya “membeli kucing dalam karung” baru ketahuan belakangan??

Tolong, untuk suamiku, hentikan penyiksaan ini….tidakkah kau lihat saya sudah cukup berubah setelah menikah dan mengurangi kegalakkan saya? Apakah kau benar-benar berniat untuk membalas dendam pada saya?

(this story is dedicated to my hubby.. no matter what you did to me in your sleep, the feeling is still the same anyway….saya cuma minta sedikit pengertian darimu…itu saja…tidak sulit bukan??)