Wednesday, February 06, 2013
Sunday, December 30, 2012
Maastricht Centrum
Di alun-alun
atau Vrijthof, dimana terletak stadhuis atau town hall, terdapat bangunan menara gereja merah (diklaim merupakan
satu-satunya menara berbata merah yang ada di Belanda) dan bangunan stadhuis
kabarnya sering digunakan untuk acara pernikahan. Konon kabarnya, dengan
menaiki 250-an anak tangga menara gereja tersebut kita bisa melihat kota
Maastricht secara keseluruhan (saya sendiri belum pernah mencoba, lain waktu
mungkin).
Berjalan ke
sisi lain dari Centrum, kearah gereja tua kita bisa menemukan gereja tua yang
bila diputari, akan ditemukan toko es krim enak bernama Luna Rossa. Toko ini
(dan satu butik pakaian) yang berada di Stokstraat sebenarnya adalah bagian
dari bangunan gereja yang diijinkan untuk dipergunakan secara komersial. Unik!Well, sebenarnya masih banyak sekali yang bisa dilihat lagi di kota ini. But so far, I like it here…and I want to know more about it…laters!
Saturday, December 15, 2012
Finding Me, No? - the Beginning
Tuesday, February 20, 2007
Bus Khusus Wanita
Kapan ya Jakarta ada bus khusus wanita? Kalo perlu bus di Jakarta dibuat khusus wanita atau khusus pria saja....dipisahkan dari awal. Bagusnya sih supir dan kondekturnya juga wanita ya (tentunya kalo bus khusus pria supir dan kondekturnya pria juga dong). Pastilah si pengemudi wanita takkan se-ugal-ugalan pengemudi bus pria yang oleh Ibu saya sering disebut "setan jalanan"...Rute-rutenya bisa dipilih dibeberapa jalan utama di Jakarta
dulu deh...seperti rute yang dilintasi Transjakarta (Busway-red)....baru kemudian pelan-pelan menyingkirkan kendaraan umum lain yang tak kalah kacaunya seperti metromini dan kopaja (mohon maaf buat teman-teman yang sodara, om, tante, bude, pakde, uwa, aki, nini atau sapanya punya usaha atau pemegang saham di perusahaan metromini dan kopaja)..saya agak dendam dengan kendaraan umum itu...Rasanya kalo gak terpaksa, gak akan ada orang yang mau naik kendaraan umum itu, udah asapnya menggila, lajunya ugal-ugalan, pelecehannya banyak, baunyaaa.....ya ampun........bagusnya dimuseumkan ajalah kendaraan itu, ganti dengan bus khusus wanita atau pria kali yaa..
Kalo itu kejadian bener-bener, saya janji deh bakal naik bus khusus wanita itu sering-sering...seperti iseng-iseng saya coba naik Busway....walopun cuma 1 halte doang (basa basi banget) tapi ternyata cukup menjadi pengalaman yang menyenangkan buat saya..
Apa perlu Busway dibuat khusus wanita dan khusus pria? Hehehe..gak usah kejauhan kali ya mimpinya....satu-satu aja dulu....yang bus rute standar aja belom kesampean....Gimana Bang Yos yang bentar lagi mau lengser? Atau bapak-bapak calon gubernur? Ide saya bagus? Bagooooessssssss......Hehehe....
Wednesday, January 31, 2007
Kekerasan Dalam Rumah Tangga (don't take it seriuosly please)
Apakah ini yang namanya “membeli kucing dalam karung” baru ketahuan belakangan??
Wednesday, November 22, 2006
10 Hari Lagi
10 hari lagi, jika Tuhan menghendaki, acara itu akan terjadi. Acara yang akan mengubah hidup saya. Suatu transaksi agama dan hukum, perjanjian yang mengikat saya seumur hidup. Untungnya perjanjian itu dibuat dengan orang yang memang saya pilih, saya inginkan….Yang menjadi ganjalan adalah banyaknya kerumitan-kerumitan tak penting yang tidak saya harapkan…Kami yang punya acara, yang menjadi tokoh utama disini malah seperti menjadi korban, lelah dengan tuntutan-tuntutan keluarga dan keinginan-keinginan orang lain. Banyak kekecewaan-kekecewaan kecil yang kami alami. Tapi tetap saja tidak mengurungkan niat kami untuk tetap melaksanakannya.
Ketika saya menanyakan apa yang paling dia tunggu-tunggu dari acara ini, ternyata jawabannya sama dengan saya; ‘acara cepat selesai dan kami bisa pergi melarikan diri (lagi)’…berlibur bersama dan bersenang-senang di pulau favorit kami itu…Pernah tercetus dari diri saya untuk membatalkan semua ini dan menjadikannya jauh lebih sederhana, tapi keterikatan dengan orang tua dan keluarga, menjadikan hal itu tak mungkin dilakukan. Banyaknya konflik dan kekecawaan yang terjadi membuat trauma tersendiri buat saya. Saya hanya ingin semua cepat selesai, tidak ada lagi keinginan memiliki acara yang sempurna yang kata orang selalu kita harapkan terjadi sekali dalam seumur hidup kita…
Pernah sekali waktu saya bertanya dan menyesali; kenapa kita musti melakukan semua ini? Saya sudah terbiasa bersama dengannya selama 8 tahun tanpa ada ikatan itu? Kenapa justru semua persiapan-persiapan ini membuat masalah yang belum pernah terjadi sebelumnya? Saya merindukan rasa nyaman tanpa beban yang telah kami alami sejak 8 tahun yang lalu. Saya merindukan kegiatan kami selama menjalani hari-hari kami; jalan-jalan di mal, malam minggu yang diisi dengan nonton tivi hingga larut malam dan hobi kami mengunjungi 21 untuk menjadi bagian dari orang-orang pertama yang melihat film terbaru yang tayang atau sekedar makan malam kecil di tempat-tempat favorit kami. Meskipun kegiatan kami memang tidak istimewa, tapi saya cukup senang menjalaninya bersamanya….Dialah yang berkeras untuk tetap melaksanakan transaksi yang menghalalkan hal-hal yang sebelumnya diharamkan…niat baik itu pun sebenarnya saya setujui. Tapi saya ingin ritualnya disederhanakan sedikit, itu saja. Terlepas dari tradisi dan kelaziman, yang terpenting adalah ‘janji’ itu…yang lain tidak.










